BENPARK - Ikan air tawar dapat ditemukan di berbagai belahan dunia. Ada yang bersifat jinak, tetapi ada juga yang menjadi predator ganas.
Menariknya, beberapa jenis ikan ini hidup berdampingan dengan buaya dalam satu ekosistem. Kebanyakan dari kita mungkin menganggap buaya sebagai penguasa perairan tawar. Namun, tahukah kamu bahwa ada ikan yang mampu memangsa makhluk buas tersebut?
Ikan tersebut adalah Goliath Tigerfish, monster sungai yang terkenal karena keganasannya. Bahkan, media Daily Star pernah mengulas betapa menakutkannya ikan ini, hingga memicu berbagai komentar mengerikan dari pembaca.
Beberapa di antaranya berbunyi, "Saya selalu merasa takut dengan perairan gelap, dan ternyata ketakutan itu memang beralasan," atau "Saya tidak akan pernah percaya jika ikan ini ada, kecuali melihatnya tertangkap kamera"
Jadi, seberapa seram sebenarnya Goliath Tigerfish ini? Jika kamu semakin penasaran, yuk, simak selengkapnya.
Sekilas tentang ikan Goliath Tigerfish
Goliath Tigerfish memiliki tampilan yang mengerikan, tetapi juga memancarkan aura kegagahan. Sesuai namanya, ikan air tawar ini benar-benar mencerminkan keganasan seekor harimau sekaligus kebesaran sosok Goliath. Mendengar nama "Goliath," yang terlintas di benak kita tentu adalah kekuatan dan keganasan luar biasa.
Dan ya, Goliath Tigerfish memang benar-benar menyeramkan. Ikan ini dilengkapi dengan 32 gigi tajam yang tersusun rapi di sepanjang rahangnya. Uniknya, gigi-gigi tersebut saling mengunci antara bagian atas dan bawah, menciptakan perangkap mematikan bagi mangsanya. Begitu terkunci dalam rahang ikan ini, hampir mustahil bagi korban untuk melepaskan diri.
Tidak hanya penampilannya yang mengintimidasi, ukurannya pun luar biasa besar. Goliath Tigerfish bisa tumbuh hingga 1,53 meter dengan berat mencapai 70 kilogram. Jika dikonversi, panjangnya sekitar 5 kaki, benar-benar mengesankan.
Habitat ikan Goliath Tigerfish
Goliath Tigerfish, yang memiliki nama ilmiah Hydrocynus goliath, merupakan salah satu ikan air tawar paling ganas yang berasal dari Afrika. Ikan ini tersebar luas, mulai dari Tanzania hingga Republik Demokratik Kongo.
Habitat utama Goliath Tigerfish adalah sungai dengan arus deras dan air yang cenderung keruh, salah satunya adalah Sungai Kongo. Kecepatannya yang luar biasa memungkinkannya berenang dengan gesit di tengah arus yang menantang, bergerak lincah tanpa kesulitan meskipun harus melawan aliran air yang kuat.
Meski dikenal sebagai predator, ikan ini masih bisa hidup berdampingan dengan ikan predator lain dalam satu akuarium (tankmate). Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan, Goliath Tigerfish harus diberi makan secara teratur. Jika kelaparan, bukan tidak mungkin ia akan menyerang ikan lain di sekitarnya.
Goliath Tigerfish melawan buaya
Menurut laporan dari Daily Star serta pengamatan warga lokal, Goliath Tigerfish adalah ikan yang sama sekali tidak gentar terhadap buaya. Bahkan, ikan ini dikenal berani menyerang mangsa yang jauh lebih besar darinya, termasuk buaya. Fakta ini tentu mengejutkan, mengingat buaya adalah predator tangguh dengan tubuh besar, kulit keras, serta gigitan mematikan yang dirancang untuk berburu.
Namun, Goliath Tigerfish tampaknya menjadi pengecualian di antara ikan-ikan lain yang biasanya menjadi santapan buaya. Spesies buaya yang sering menjadi korbannya adalah Buaya Nil (Nile Crocodile). Ketika bertemu anak-anak buaya, Goliath Tigerfish dapat dengan mudah memangsa mereka tanpa kesulitan.
Jika berhadapan dengan buaya remaja, pertarungan sengit bisa terjadi. Buaya remaja mungkin memberikan perlawanan, tetapi kekuatan dan keganasan Goliath Tigerfish sering kali membuatnya keluar sebagai pemenang, bahkan bisa melukai atau mencacatkan lawannya.
Lalu, bagaimana jika ikan ganas ini bertemu dengan buaya dewasa? Sudah pasti terjadi pertempuran yang luar biasa. Dengan tubuhnya yang kuat, pergerakan yang gesit, serta gigi-gigi tajamnya, Goliath Tigerfish mampu meladeni pertarungan melawan predator besar ini. Gigitan demi gigitan dan dorongan penuh tenaga tak terhindarkan. Meski kemungkinan besar Goliath Tigerfish bisa menang, ia juga harus siap menerima luka yang cukup serius akibat pertempuran brutal tersebut.
Seseram itu, memangnya apa makanan Goliath Tigerfish?
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Goliath Tigerfish memiliki 32 gigi tajam yang tersusun rapi di sepanjang rahangnya. Struktur giginya yang unik ini berfungsi sebagai senjata utama dalam memburu mangsa.
Ikan ganas ini dikenal memangsa berbagai hewan, mulai dari ikan kecil hingga krustasea. Namun, ada satu fakta mengejutkan mengenai pola makannya, Goliath Tigerfish pernah memangsa seekor lele seberat 60 pon! Yang lebih mengerikan lagi, ikan ini merobek tubuh lele tersebut menjadi dua bagian dalam sekali gigitan.
Kemampuan berburu Goliath Tigerfish ini bahkan melampaui saudaranya, African Tigerfish, yang memiliki mangsa uniknya sendiri yakni burung. Ya, benar! African Tigerfish mampu menerkam burung yang sedang terbang rendah di atas air.
Jadi, jika African Tigerfish saja bisa memangsa burung, maka tak mengherankan jika Goliath Tigerfish mampu mengalahkan mangsa yang jauh lebih besar, seperti buaya maupun lele raksasa. Monster sungai ini benar-benar tak tertandingi.
Target pancing yang ekstrim dari Jeremy Wade
Bagi para pecinta ikan monster dan predator, nama yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi, Jeremy Wade.
Jeremy Wade adalah seorang pemancing profesional asal Inggris yang dikenal karena keberaniannya menghadapi berbagai predator air. Ia termasuk salah satu dari sedikit orang yang berhasil menangkap Goliath Tigerfish, ikan buas dari Sungai Kongo yang dijuluki "harimau air."
Prestasi Wade dalam menangkap Goliath Tigerfish ini sungguh luar biasa. Setelah perjuangan selama delapan hari, ia akhirnya berhasil menaklukkan seekor ikan sepanjang 1,5 meter (5 kaki) dengan bobot 45 kilogram. Usaha yang tidak mudah dan benar-benar layak diapresiasi.
Momen epik ini kemudian diabadikan dalam video yang diunggah ke kanal YouTube River Monsters. Video berjudul "Jeremy Wade Catches Killer Goliath Tigerfish" berhasil mencuri perhatian banyak orang. Tak heran, video tersebut menjadi viral dan telah ditonton lebih dari 23 juta kali.
Meskipun video itu telah diunggah sekitar empat tahun lalu, jumlah tontonan yang fantastis menunjukkan betapa luar biasa perjuangan Jeremy Wade dalam menghadapi monster sungai ini. Benar-benar aksi yang gokil dan mendebarkan.
Bagaimana kalau tidak seseram itu?
Kita sudah banyak membahas betapa mengerikannya Goliath Tigerfish. Namun, bagaimana jika ikan ini sebenarnya tidak selalu seseram yang dibayangkan? Terutama ketika masih berukuran kecil.
Faktanya, Goliath Tigerfish kerap menjadi incaran para penghobi ikan predator, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Saat masih kecil, ikan ini tampak jauh lebih jinak dan menarik untuk dipelihara.
Saat ini, sudah cukup banyak penghobi yang merawat Goliath Tigerfish di dalam akuarium atau tank pribadi mereka. Biasanya, ikan yang mereka pelihara masih berukuran mungil, sekitar 10–15 cm saja.
Jika dibandingkan dengan ukuran maksimalnya di alam liar, yang bisa mencapai 1,53 meter, ukuran ini hanyalah sepersepuluhnya. Tak heran, banyak yang tertarik memeliharanya sebelum ikan ini tumbuh menjadi monster sungai yang sesungguhnya.
Cara merawat ikan Goliath Tigerfish
Pernah terpikir bagaimana cara merawat ikan ganas yang bahkan mampu memangsa buaya dan lele raksasa? Apakah tidak berbahaya dan terlalu sulit?
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, saat ini sudah ada beberapa penghobi yang berhasil memelihara Goliath Tigerfish. Namun, tentu saja, merawat ikan ini bukanlah hal yang bisa dianggap remeh.
Jika kamu tertarik untuk memeliharanya, pastikan kamu menyediakan akuarium atau tank yang cukup luas, setidaknya sepanjang 2 meter atau lebih. Ruang yang luas akan memberi Goliath Tigerfish keleluasaan untuk bergerak, mengingat ikan ini sangat aktif dan membutuhkan ruang berenang yang lega.
Sebagai tambahan, disarankan untuk memasang alat bernama Wave Maker, yang berfungsi menciptakan arus air di dalam akuarium. Alat ini sangat cocok untuk Goliath Tigerfish karena di habitat aslinya, ikan ini terbiasa berenang melawan arus deras Sungai Kongo. Dengan begitu, lingkungan dalam akuarium bisa menyerupai habitat alaminya.
Untuk urusan makanan, ini bisa menjadi tantangan tersendiri. Goliath Tigerfish yang masih kecil umumnya hanya mau memakan ikan hidup. Meskipun ada kemungkinan mereka bisa menerima makanan mati, namun kasus seperti ini cukup jarang terjadi. Oleh karena itu, jika ingin memelihara ikan ini, kamu harus siap menyediakan stok ikan kecil sebagai pakannya.
Kesimpulan
Goliath Tigerfish benar-benar ikan yang mengerikan, terutama saat sudah tumbuh dewasa. Dengan predikat Goliath, jelas ikan ini bukan sembarang predator biasa.
Berbagai artikel dan media menggambarkannya sebagai monster air tawar yang bahkan bisa membuat pemancing profesional berpikir dua kali sebelum menghadapinya. Tak heran, mengingat ikan ini mampu memangsa lele raksasa hingga buaya. Dengan gigi-giginya yang tajam dan rahang yang kuat, menaklukkan mangsa besar bukanlah tantangan baginya.
Meskipun Goliath Tigerfish bisa dipelihara di akuarium atau tank, perawatannya memerlukan perhatian ekstra. Bagi sebagian orang, merawat ikan predator sebuas ini tentu bukan hal yang mudah.